
“Laut mana yang tidak berombak.” Itulah yang dikatakan orang-orang bijak dahulu. Tak seorang manusia pun yang bebas dari cobaan. Siapa pun dia pasti pernah merasakannya. Allah berfirman:
“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, keku rangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. al-Baqarah: 155)
Semua manusia sama. Setiap orang mendapatkan ujian dan cobaannya masing masing. Yang membedakan mereka hanya lah cara menghadapinya. Ada yang berkeluh kesah, merasa sempit lalu mengumpati takdir Allah. Ada pula yang sabar dan bahkan bersyukur terhadap cobaan tersebut.
Semoga Allah merahmati orang-orang yang beriman. Karena hanya merekalah yang mampu menyikapi segala sesuatu dengan cara yang tepat dan terbaik. Rasulullah bersabda:
“Urusan seorang mukmin itu sungguh sangat mengagumkan, karena semua urusannya menjadi kebaikan. Dan yang demikian itu hanya terjadi di kalangan orang-orang mukmin. Jika dianugerahi ke baikan maka ia bersyukur, dan syukurnya itu merupakan kebaikan baginya. Dan apabila ia ditimpa kesulitan, maka ia pun bersabar, dan kesabarannya itu menjadi kebaikan baginya.”
Di antara cobaan yang ditimpakan Allah kepada hamba-Nya adalah sakit. Nyaris tiada orang yang hidup tanpa pernah merasakan sakit, betapa pun manusia menginginkannya.
Fulan tak bisa melihat, matanya sakit, tak seperti biasanya. Fulan yang lain tak mampu bangkit dari pembaringannya, seluruh tubuhnya mati rasa, tak bisa digerak kan lagi seperti kemarin lusa.
Buku: Nikmat Sakit ~ Zahir Al-Minangkabawi







0 Post a Comment:
Posting Komentar